hiburan

Beda dengan Tahun Masehi, Berikut Daftar Nama Bulan dalam Kalender Islam

Minggu, 1 Januari 2023 | 09:32 WIB
Kalender Islam 2023 ((Ayobandung.com))

Journalnusantara.com - Kalender Islam dikenal dengan nama Hijriyah. Seperti kalender pada umumnya, ada 12 nama bulan dalam kalender Islam. Nama-nama bulan Hijriyah menggunakan bahasa Arab.

Namun, sistem penanggalan ini bukan wahyu dari Allah. Mengutip berbagai sumber, kalender Hijriyah ini diprakarsai oleh Umar bin Khattab bersama para sahabat Nabi Muhammad SAW sejak abad ke-7.

Nama Hijriyah berasal dari peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi. Peristiwa ini menjadi perhitungan awal kalender Hijriyah, yaitu Tahun Baru Islam pada bulan Muharram.

Baca Juga: Piala AFF 2022: Filipina vs Indonesia Senin, 2 Januari 2023 Live di RCTI Pukul 19.30 WIB

Perhitungan Tanggal dan Jumlah Hari
Kalender Hijriyah menggunakan perhitungan tanggal berdasarkan pergerakan bulan terhadap bumi. Hal ini berbeda dengan kalender Masehi yang menggunakan pergerakan matahari terhadap bumi.

Jumlah hari dalam satu bulan di kalender Hijriyah sebanyak 29-30 hari. Sementara kalender Masehi berjumlah 28-31 hari.

Total hari dalam satu tahun kalender Hijriyah mencapai 354-355 hari. Jumlahnya lebih sedikit dari kalender Masehi yang bisa mencapai 365-366 hari.

Untuk penentuan awal hari, kalender Hijriyah berdasarkan waktu terbitnya matahari sampai terbenam. Sedangkan pada kalender Masehi mulai dari pukul 00.00 waktu setempat.

Baca Juga: Tahun Baru, Rudal Rusia Hantam Ukraina: 1 Tewas dan 8 Luka-Luka

Nama Bulan dalam Kalender Islam
Berikut nama bulan dalam kalender Islam. Beberapa nama bulan Hijriyah sudah digunakan bangsa Arab dari sebelum Rasulullah SAW lahir, seperti Rabi'al-Awwal, Rabi'al-Tsani, Rajab, hingga Dzulhijah.

1. Muharram
Bulan Muharram menjadi penanda awal dimulainya kalender Hijriyah. Kata Muharram berarti terlarang.

Bulan ini dimaksudkan sebagai bulan yang disucikan atau dihormati. Sebab, pada masanya, masyarakat Arab tidak boleh berperang pada bulan ini.

2. Safar
Safar berarti kosong karena pada bulan ini masyarakat Arab biasanya meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Namun safar juga memiliki arti lain, yaitu berwarna kuning atau waktu pepohonan di musim gugur.

Halaman:

Tags

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB

Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan

Rabu, 1 April 2026 | 21:13 WIB