Oleh: Khilma Anis (Penulis Novel Hati Suhita)
Barangkali saya termasuk penulis yang paling beruntung di dunia; lahir dan besar di Pesantren, menulis tentang kehidupan Pesantren dan wanita Jawa yang sederhana, tapi karya saya itu dialihvisualkan dengan begitu 'megah' oleh Starvision.
Barangkali saya termasuk penulis yang paling beruntung di dunia; Starvision benar-benar memberikan semua yang terbaik untuk karya saya.
Saya dipilihkan seorang sutradara, Mas Archie Hekagery yang penuh integritas sekaligus selalu mengakomodir keinginan saya sebagai penulis.
Saya dipilihkan penulis skenario Mas Alim Sudio, yang betul-betul memahami novel saya dengan sangat dalam.
Sehingga semua karakter tokohnya jadi lebih kuat dan jalan ceritanya jadi lebih menggetarkan. Saya dipilihkan para pemain yang sesuai keinginan pembaca.
Baca Juga: Nonton Film Bioskop 'Hati Suhita' Dapat Hadiah Lho, Ini Syaratnya
Dari awal kami presscon pemain Film HATI SUHITA, sampai muncul teaser dan trailernya, semua orang mengatakan seluruh pemain Film HATI SUHITA sangat pas dengan gambaran di novel.
Itu membuat saya sangat bahagia. Saya juga dipilihkan tim yang teramat profesional. Semua orang mendedikasikan dirinya secara total buat Suhita.
Barangkali saya penulis yang paling beruntung di dunia; Bapak Chand Parwez memberikan saya ruang yang begitu leluasa untuk mendampingi dan mengawal Film ini.
Dari mulai pemilihan pemain, pemilihan lokasi syuting, pemilihan wardrobe, pra produksi, saat produksi, bahkan pasca produksi, saya terus dilibatkan.
Di seluruh moment saya selalu dilibatkan. Ajaran Jawa dan idiologi kepesantrenan di novel saya tidak ada yang dihapus tapi justru diolah dengan sangat apik sekaligus epik.
Ketika test DCP kedua dan saya nonton pertama kalinya di Epicentrum, air mata saya menganak sungai. Rasanya puas sekali, bahkan lebih indah dari kisah aslinya.
Dan saya yakin perasaan pembaca juga akan sama seperti yang saya rasakan.