daerah

Politeknik Bhakti Kencana dan APDESI Cianjur Luncurkan Beasiswa 1.000 Sarjana Desa

Senin, 13 Juli 2026 | 17:33 WIB
Beasiswa 1000 Sarjana Desa Cianjur. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Politeknik Bhakti Kencana bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Cianjur resmi menginisiasi program edukasi strategis untuk wilayah pedesaan.

Melalui agenda silaturahmi akbar yang digelar pada Senin siang, kedua belah pihak menyepakati pemberian bantuan studi bagi seribu warga desa di wilayah tersebut.

Sinergi ini dirancang untuk mendongkrak kualitas indeks pembangunan manusia serta melahirkan tenaga kerja lokal yang kompeten, khususnya di bidang kesehatan dan tata kelola administrasi publik.

Langkah ini diapresiasi langsung oleh jajaran pemerintah daerah, aparatur desa, hingga unsur TNI dan Polri setempat yang turut menyaksikan peresmian.

Program tersebut membuka ruang bagi pemuda pedesaan berprestasi untuk mengenyam bangku kuliah vokasi secara inklusif dan berkelanjutan.

Penyelenggara berharap skema intervensi pendidikan ini mampu mempercepat lahirnya agen perubahan yang akan kembali membangun daerah asal mereka masing-masing.

Direktur Politeknik Bhakti Kencana Achmad Mulyana menjelaskan bahwa perguruan tinggi memikul tanggung jawab moral untuk mendekatkan akses pendidikan tinggi ke masyarakat rural.

Institusinya berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada para penerima manfaat, mulai dari proses pendaftaran, masa perkuliahan, hingga kesiapan penyerapan di dunia industri.

"Pembangunan daerah yang berkeadilan harus diinisiasi melalui penguatan kapasitas manusianya secara konsisten," ujar Achmad.

Pada kesempatan yang sama, organisasi perangkat desa memegang peran krusial dalam melakukan pemetaan, sosialisasi, serta seleksi kandidat secara objektif di lapangan.

Kerja sama ini tidak hanya mencakup beasiswa reguler, tetapi juga diperluas ke sektor penelitian komunitarian, digitalisasi pelayanan publik, dan penguatan pos kesehatan berbasis desa.

Melalui payung kemitraan tersebut, mahasiswa juga akan diterjunkan langsung dalam program magang guna merumuskan solusi atas problem nyata di pedesaan.

Ketua Yayasan Politeknik Bhakti Kencana Mubarok menegaskan bahwa gerakan bertajuk dari desa untuk Indonesia ini memerlukan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen usaha dan pemangku kebijakan.

Kolaborasi lintas sektor diproyeksikan menjadi model percontohan kemitraan strategis dalam mewujudkan Kabupaten Cianjur yang lebih mandiri dan berdaya saing global.

Halaman:

Tags

Terkini