"Organisasi kini fokus mendistribusikan tenaga pelatih ke tiap kecamatan demi menyaring bibit unggul sejak usia dini," katanya.
Fonda menjelaskan bahwa standarisasi kepelatihan di tingkat kecamatan menjadi kunci utama agar regenerasi atlet berjalan sistematis dan berkelanjutan.
"Melalui pembinaan yang terstruktur, saya optimistis perwakilan daerah mampu berbicara banyak dalam kejuaraan regional maupun nasional," tuturnya.
Kompetisi musim ini sendiri ditutup dengan keberhasilan tim Wirata di sektor putri dan Sand Sport di kelompok putra yang sukses membawa pulang trofi utama beserta dana pembinaan.
Artikel Terkait
LPTQ Cianjur Gandeng Lintas Sektor Matangkan Persiapan MTQH XLVIII di Pagelaran
Pagi, Aku Tak Berarti?
Mutiara Pagi: Hati yang Saling Mengenal (Bagian 2267)
Dugaan Korupsi Dana Reses Dewan, Cianjur Parliament Watch Tuntut Transparansi
Hari Jadi Cianjur ke-349: Ketika Ngaos, Mamaos, dan Maenpo Menjadi Cermin Pembangunan
Menjaga Kredibilitas Hukum di Tengah Arus Spekulasi
Cianjur 349 Tahun: Merawat Warisan, Menjemput Masa Depan
Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)
Kolonel Jhonson Sitorus Pimpin Penertiban Puluhan KJA di Waduk Cirata
Sabet Dua Penghargaan di Hari Jadi Cianjur, Desa Sirnagalih Perkuat Layanan Publik