Journalnusantara.com - Ade Rizki Dwi Cahyo resmi di naturalisasi menjadi warga negara Azerbaijan dan akan mewakili negara tersebut di Olimpiade Paris 2024 Cabor Badminton.
Ini bukan yang pertama kali karena sudah banyak negara yang menaturalisasi atlet badminton dari Indonesia.
Contohnya Belanda yang pernah mengambil Mia Audina untuk di naturalisasi dan negara-negara lainnya seperti Australia, Selandia Baru, Perancis, dan lain-lain.
Rata-rata atlet badminton dari Indonesia yang di naturalisasi negara lain adalah mereka yang kalah saing dalam seleksi di Indonesia.
Mengingat Indonesia adalah raksasa Badminton Asia Tenggara sehingga wajar jika sistem seleksi di Indonesia cukup ketat.
Ada banyak cara untuk menaturalisasi atlet badminton dari Indonesia untuk membela negara lain.
Seperti harus tinggal lama di sebuah negara beberapa tahun sesuai kebijakan masing-masing negara.
Ada pula yang menggunakan jalur pemain keturunan, artinya jika mempunyai garis keturunan dari negara bersangkutan entah orang tua atau kakek/nenek biasanya bisa langsung di naturalisasi tanpa harus tinggal di negara tersebut.
Seperti yang dilakukan Timnas Sepakbola Indonesia atau Maroko kepada pemain diaspora di Belanda dan Perancis.
Artikel Terkait
Makin Mesra, Jefri Nichol dan Syifa Hadju Buka Suara
HTI Reborn
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Begini Kata Bek Timnas Calvin Verdonk
Piala Eropa 2024: Kemenangan Spanyol, Statistik, dan Lahirnya Bintang Baru
Plh Kadisdik Jawa Barat Tinjau Sekolah Terdampak Longsor
Sistem Penetapan Hukum Islam di NU
Gelaran Summerfest di Weltkulturen Museum di KJRI Frankfurt Berlangsung Sukses
Marah: Penyakit Hati yang Mengancam Kesehatan dan Keharmonisan
Gunung Padang, Piramida Tertua di Dunia
Vibes Titik Nol Kota Kendari