Kehormatan sejati
Lahir dari kerendahan hati
Serta kesediaan untuk menghargai
Kepada siapa pun tanpa melihat posisi
Di tengah budaya hierarki yang kuat
Posisi sering kali menjadi sekat
Menjadi dinding pemisah
Antara penguasa dan rakyat jelata
Sejatinya kehormatan bukanlah jarak
Agar orang lain merunduk, tak bisa menolak
Kehormatan adalah melati
Membawa aroma yang meresap di dalam hati
Kehormatan sejati
tumbuh dari konsistensi
dan keberanian untuk rendah hati
ketika berada di puncak tertinggi
Bukan sejumlah keinginan
Mendapatkan pujian dan tepuk tangan
Melainkan kesedian menjadi teladan
Pada saat kekuasaan dalam genggaman
Dengan untaian kata yang indah
Penyair ‘Celurit Emas’ berpetuah:
“dengan segala khidmat
sesepuh yang dimuliakan
memberikan mahkota kukusan
mahkota orang jelata
penumbal kepengecutan…”
kehormatan yang diwariskan
kepada kita dan anak-cucu kita
Malang, 15 Januari 2026
Salam sehat,
M. Sinal