Ada satu ruang
Tidak tercatat dalam peta
Tapi tak pernah hilang
Di tengah hiruk pikuk dunia
Tempat manusia belajar
Tentang sesuatu yang benar
Berdialog dengan dirinya
Meski tanpa suara
Itulah ruang batin
Tempat manusia kembali
Tanpa perlu meminta izin
Kapan pun datang dan pergi
Wahai kekasih yang tak terlihat mata
Kuketuk pintumu tanpa jeda
Karena Engkaulah satu-satunya cahaya
Yang menyinari ruang batin manusia
Gelap hati seperti malam
Namun cinta-Mu tak pernah padam
Ruang batin Engkau beri cahaya
Meski manusia sering melalaikannya
Ya Tuhan,
Jadikan sujud hamba tak pernah selesai
Agar ruang batin selalu damai
Menyerupai sujud-sujud hamba pilihan
Yang menjalani hidupnya penuh dengan kemanfaatan
Malang, 28 November 2025
Salam sehat,
M. Sinal