Di zaman ini,
Orang lebih hafal nama-nama selebriti
daripada nama saudaranya sendiri
Lebih percaya dunia maya
daripada nasihat ibunya
Lebih yakin kata-kata temannya
daripada pesan bijak gurunya
Silaturahmi menjadi panggung,
bukan untuk merenung
Bahkan menjadi ajang selfie
Untuk sekadar pamer materi
Gelar jadi mahkota kertas,
supaya kelihatan berkelas
Akal sehat disimpan di laci,
bersama dengan empati,
yang sudah lama pensiun dini
Guru tak lagi digugu,
karena YouTube lebih mudah ditiru
Kiai pun ditinggalkan,
bila tak mengajarkan cara memviralkan
lmu yang dulu seperti mata air
bening, bersih, dan menyejukkan,
kini jadi kolam buatan,
sesuai selera yang membutuhkan
Malang, 19 Juli 2025
Salam sehat,
M. Sinal