Kita hidup di tengah lautan kata
Namun sering kehilangan makna
Segala sesuatu bisa dikomentari
Tapi tak banyak yang bisa dimengerti
Ada yang fasih mencela
Tapi gagap mencintai sesama
Lidahnya tajam bagai sembilu
Hatinya kaku tak mau merindu
Ada yang lihai menuding luka
Hingga tak sempat merawat jiwa
Berkoar tentang salah dan dosa
Tapi lupa cara menjadi manusia
Dalam dunia yang terus bersuara
Lagunya masih lagu lama
Seolah-olah tidak ada lagi
Lagu lain yang lebih berarti
Bukan mengajak untuk merenung
Tapi berpidato untuk menuding
Berkeluh kesah seperti orang bingung
Bercerita segala hal yang tak penting
Di tengah lautan kata
Setiap ucapan lebih bermakna
Mengalir pelan seperti doa
Jika tak ada sejumlah prasangka
Malang, 25 April 2025
Salam sehat.
M. Sinal