life-style

Refleksi Mengapa Lebih Digandrungi Dibanding Masjid

Kamis, 12 Desember 2024 | 23:09 WIB
Masjid Negara di IKN Nusantara Punya Imam Besar, Siap Sambut Idul Fitri 2025 (Tangkapan Layar YouTube detikcom)

1. *Fleksibilitas Waktu*

Kafe menawarkan fleksibilitas waktu karena buka hampir sepanjang hari, sementara masjid hanya aktif pada waktu-waktu tertentu untuk shalat.
Allah SWT berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
"Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
(QS. An-Nisa: 103)

Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah shalat di masjid memang memiliki waktu yang terbatas. Sementara itu, kesibukan dan gaya hidup modern membuat banyak orang memilih tempat yang lebih fleksibel seperti kafe. Dalam konteks ini, penting bagi pengelola masjid untuk mencari cara agar masjid bisa menjadi tempat yang lebih fleksibel tanpa mengurangi kesakralannya, misalnya dengan menyediakan aktivitas keagamaan di luar waktu shalat wajib.

2. *Lingkungan Sosial*

Kafe menawarkan suasana santai dan interaksi sosial tanpa batasan formal, sedangkan masjid lebih formal dan terfokus pada ibadah.
Rasulullah SAW bersabda:

الْمُؤْمِنُ أَلِيفٌ مَأْلُوفٌ، وَلَا خَيْرَ فِيمَنْ لَا يَأْلَفُ وَلَا يُؤْلَفُ
"Seorang mukmin itu mudah bergaul dan mudah diterima, dan tidak ada kebaikan pada orang yang tidak bisa bergaul dan tidak diterima."
(HR. Ahmad)

Masjid memiliki potensi untuk menjadi pusat sosial yang menghubungkan umat Islam, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Namun, lingkungan masjid sering dianggap kurang ramah bagi sebagian orang, terutama anak muda. Solusinya adalah menciptakan suasana yang lebih inklusif dan hangat di masjid tanpa mengurangi nilai-nilai keislaman.

3. *Kebutuhan Pribadi*

Kafe memenuhi kebutuhan hiburan dan konsumsi duniawi, sedangkan masjid berfungsi sebagai tempat spiritual yang membutuhkan komitmen. Allah SWT berfirman:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
"Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya."
(QS. Al-Hadid: 20)

Ayat ini mengingatkan bahwa kehidupan duniawi bersifat sementara dan penuh tipu daya. Meski demikian, manusia cenderung lebih tertarik pada hiburan duniawi. Oleh karena itu, masjid perlu memberikan pendekatan yang relevan untuk menarik minat masyarakat, seperti kegiatan yang menggabungkan aspek spiritual dengan sosial.

4. *Komersialisasi*

Kafe memiliki daya tarik bisnis dan hiburan, sementara masjid tidak memiliki aspek komersial.
Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian."
(QS. At-Taubah: 18)

Halaman:

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB