JournalNusantara.com - Selain sebagai salah satu bumbu rempah untuk memasak, ternyata ada banyak manfaat asam jawa sebagai pengobatan alternatif untuk berbagai penyakit.
Buah yang memiliki nama latin Tamarindus indica ini dikenal sebagai salah satu buah yang diolah sedemikian rupa hingga warnanya kehitaman lalu diawetkan sebagai salah satu bumbu masakan.
Baca Juga: Akherat Adalah Kehidupan Setelah Kematian
Sebagian orang menyebut asam jawa yang sudah diawetkan sebagai "asam kawak".
Hampir semua bagian buah yang masuk dalam keluarga Caesalpiniaceae (Leguminosae) ini bisa digunakan. Mulai dari dagingnya, daunnya, hingga kulit kayunya. Seperti namanya, asam jawa memiliki rasa yang asam, baunya khas, dan bersifat mendinginkan tubuh.
Dilansir orami.co.id yang dikutip Selasa (30/1/2024) menyebutkan bahwa asam jawa adalah buah asli Afrika namun banyak ditemukan di beberapa negara tropis seperti Indonesia, India, hingga pakistan. Dalam kulit biji asam jawa, mengandung phlobatannin sekitar 35 % sedangkan bijinya mengandung pati dan albuminoid protein yang mudah larut dalam air.
Baca Juga: Tujuan Hidup Manusia Adalah Untuk Beribadah
Sementara buahnya mengandung sejumlah senyawa kimia seperti asam tartrat, asam malat, asam sitrat, asam suksinat, asam asetat, pektin, dan gula invert. Kandungan senyawa asam inilah yang kerap menjadikan asam jawa sebagai salah satu obat alternatif pelancar pencernaan atau obat pencahar.
Daun asam jawa mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai obat penghilang rasa nyeri, peluruh keringat, dan beberapa penyakit lainnya. Selain itu, asam jawa juga mengandung banyak nutrisi, seperti magnesium, potasium, zat besi, kalsium, phosphorus, vitamin B1, B2, dan B3. Asam jawa juga mengandung vitamin C, K, B5, B6, folat, protein, lemak, gula, dan serat.***
Semoga bermanfaat.***
Sumber : orami.co.id