JOURNALNUSANTARA.COM - Dunia sepak bola Asia kembali bergelora seiring dengan dimulainya babak enam belas besar ajang AFC Champions League Two untuk musim 2025 dan 2026.
Turnamen ini menjadi panggung bergengsi bagi klub klub dari berbagai negara untuk menunjukkan taji mereka di level internasional.
Dalam rilis terbaru, terlihat pembagian kompetisi yang sangat kompetitif dengan membagi para peserta ke dalam dua wilayah utama yaitu zona barat dan zona timur.
Pembagian ini bertujuan untuk mengatur logistik perjalanan sekaligus menciptakan persaingan regional yang sengit sebelum nantinya bertemu di babak final yang lebih krusial.
Pada zona barat, persaingan diisi oleh tim tim tangguh dari Timur Tengah dan Asia Tengah. Beberapa nama besar yang turut meramaikan babak ini antara lain Al Wasl dari Uni Emirat Arab, Al Ahli Doha dari Qatar, dan Al Hussein dari Yordania.
Tidak ketinggalan raksasa Arab Saudi, Al Nassr, yang selalu menjadi magnet perhatian penggemar sepak bola dunia. Selain itu, ada pula perwakilan dari Iran seperti Esteghlal dan Sepahan, serta FC Arkadac dari Turkmenistan dan Al Zawraa dari Irak.
Kehadiran klub klub ini menjamin pertandingan yang penuh dengan kekuatan fisik dan strategi tingkat tinggi khas sepak bola wilayah barat.
Sementara itu di zona timur, perwakilan dari Asia Tenggara dan Asia Timur siap bertarung untuk memperebutkan gelar juara.
Indonesia patut berbangga karena Persib Bandung berhasil menembus babak ini dan akan bersaing dengan klub klub kuat lainnya.
Dari Thailand, terdapat dua wakil yaitu Ratchaburi dan Bangkok United. Australia mengirimkan Macarthur FC, sedangkan Jepang diwakili oleh Gamba Osaka.
Persaingan semakin lengkap dengan kehadiran Cong Anh Hanoi dari Vietnam, Tampines Rovers dari Singapura, dan Pohang Steelers dari Korea Selatan.
Pertemuan tim tim ini menjanjikan kecepatan permainan dan teknik individu yang memukau para penonton di seluruh penjuru benua Asia.