life-style

Ini DIa...Alasan Mengapa Kita Tak Boleh Sering Makan Mie Instan

Selasa, 29 November 2022 | 23:32 WIB
Memasak mie instan sesuai dengan aturan yang tertera di kemasan, disinyalir dapat kurangi resiko penyakit. (Katerina Holmes via Pexels.com)

JournalNusantara.com - Mie Instan merupakan makanan yang menjadi kesukaan semua orang karena praktis dan terjangkau serta kaya akan rasa.

Mie Instan juga sering menjadi andalan makanan anak-anak kost Karena harganya yang terjangkau namun enak.

Tapi apakah kalian tahu, ternyata Mie Instan tak boleh sering dikonsumsi karena beberapa kandungan dibawah ini yang berbahaya apabila berlebihan :

Baca Juga: Lesty Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Pendopo Temui Bupati Berikan Bantuan Gempa Cianjur

1. Tepung untuk membuat mi
Mie instan terbuat dari tepung hang telah di giling, disulin dan diputihkan, yang artinya telah banyak kehilangan banyak nutrisi. Secara singkat, apa yang Anda makan dari mie instan hanyalah makanan berkalori, selebihnya tidak ada kandungan lain.

2. Lemak yang buruk
Sebelum dikeringkan, mi instan sering di goreng dengan minyak, biasanya minyak kelapa sawit diketahui mengandung lemak jenuh. Nah, mi instan dengan mudah akan menyedot semua itu. Padahal lemak jenuh berlebih ternyata buruk bagi anda, dan dapat menyebabkan penyakit kronis.

3. Garam
Untuk membuatnya enak, bubuk bumbu dalam mi instan seringkali mengandung natrium yang bisa menyebabkan hipertensi. Oleh karena itu, ketika anda makan mi instan, anda justru akan lebih merasa haus, meski telah menghabiskan seluruh kuahnya.

Baca Juga: Surat Cinta Untuk Netizen, Buntut Viralnya Cianjur Tak Butuh Bantuan di Media Sosial

4. Sulit untuk dicerna
Jika anda berpikir mi instan akan cepat dicerna oleh perut anda hal itu ternyata salah. Menurut dr.braden kuo dari rumah sakit umum massachusettes, menemukan bahwa mi instan sulit untuk dicerna. Singkatnya, semua kandungan yang terdapat di dalam mi instan akan betah berada di usus anda. *(Adinda Indah)


Sumber: instagram/sehatyuks.id

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB