Journalnusantara.com, Bangka Belitung - Bagi Dhita Ayu Kinantari Dewie Sumarno, Miss Hijab Sosial Indonesia 2021, momen hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, dimanfaatkan untuk pulang kampung bertemu keluarga dan sanak saudara.
"Tahun ini alhamdulillah, saya bisa pulang kampung lagi ke rumah Oma Opa (kakek-nenek) dari Papa di Kampit, Manggar, Belitung Timur. Masih satu pulau dengan rumah Mama Papa. Ya walaupun, jadwal pulang kampung tahun ini gak secepat tahun kemarin, alhasil saya jadi gak bisa bantuin mama buat pesanan kue keringnya. Tapi gak apa-apa, masih bisa bantuin kok walaupun cuman bantuin bikin ketupat hehe," ucapnya kepada wartawan, Jumat (28/04/2023).
Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas YASRI mengatakan, momen yang paling berkesan saat pulang kampung di tahun ini adalah kumpul bersama keluarga dengan menggunakan baju yang serasi, saling maaf-maafan, mempersiapkan hari kemenangan bersama keluarga. Walaupun simpel tapi itu sangat bermakna buat anak kuliahan sepertinya yang sudah mulai jarang untuk menikmati moment bersama keluarga, dikarenakan kewajiban dalam menuntut ilmu di kota orang.
"Oiya selain itu, ada beberapa hal yang membuat Ramadan tahun ini berbeda dari tahun kemarin. Salah satunya yaitu kami dari Miss Hijab Indonesia melakukan talkshow di IG yang dikenal dengan 'Muslimah Talk' yang mengangkat tentang isu-isu terkini seperti gimana sih sosok Kartini masa kini, kesetaraan gender, dan masih banyak lagi. Kemarin juga, ditanggal 6 April 2023 bertepatan di ultah saya, alhamdulillah mendapatkan kesempatan untuk menjadi moderator di Muslimah Talk Miss Hijab Indonesia," kata pemilik selempang Miss Hijab Bangka Belitung-2 2021, Dayang Intelegensia dan Favorit Belitung Timur 2017 serta Dayang Kecamatan Manggar 2017.
Selain itu, gadis yang hobinya berpetualang dan nonton film ini juga menyampaikan, spesialnya tahun ini, di daerah saya sendiri yaitu Belitung Timur kembali mengadakan Bazar Ramadhan dan Pawai Takbir keliling di malam sebelum lebaran.
"Saya bahagia banget, setelah sekian lama, akhirnya bisa melihat kemeriahan orang2 disini dalam menyambut hari kemenangan. Dari mulai anak kecil sampe ke bapak2 semua ikut pawai keliling tersebut, ada yang rombongan dari masjid ada juga yang pake motor sendiri" tutur putri dari bapak Sumarno dan ibu Anika Dewi.
Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan - 27
Ditanya perihal makanan dan minuman lebaran yang dihidangkan, Dhita menyebut ada sambal goreng, rendang, sate, opor ayam, bakso dan untuk makanan ringannya, selain ada kue lebaran biasanya juga ada bolu dan pudding. Ditambah minuman teh kotak, minuman soda dan es melon yang dijadikan minuman wajib dihari pertama lebaran.
"Semoga di hari raya Idul Fitri tahun ini kita semua bisa mendapatkan keberkahan dan saling memaafkan kesalahan2 yang lalu dan semoga kita semua masih bisa bertemu di ramadhan tahun depan dengan keadaan sehat wal afiat," imbuh peraih juara lomba Penulisan Cerita Rakyat Belitong 2017, Best Sosmed Fashion Show Budaya Kepulauan Babel 2018 dan Field Commander Terbaik Provinsi Babel 2016.
Gadis kelahiran Bantul tahun 2001 ini mengagendakan selepas Idul Fitri, akan terus melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang tidak hanya di Miss Hijab Indonesia itu sendiri tapi juga ke masyarakat luas melalui program-program yang diadakan pemerintah ataupun komunitas.
Baca Juga: Runner Up 1 Putri Hijab Jatim 2021 Ungkap Pentingnya Manajemen Waktu di Bulan Ramadhan
"Mohon doanya, semoga saya sehat selalu biar bisa terus menginspirasi orang banyak dan terus menebar kebaikan dimanapun dan kapanpun. Tentunya tetap mengutamakan dakwah Pentingnya Berhijab Buat Kita Wanita Muslimah," pungkasnya dengan optimis.