Journalnusantara.com, Garut - Meldi Meldyana Putri yang akrab dipanggil Meldi, gadis cantik kelahiran Garut, 10 Maret 2002, adalah anak pertama dari pasangan Ibu Susi Lawati dan Bapak Yana Sukmana.
Ia merupakan anak perempuan satu-satunya, yang dibesarkan dari keluarga sederhana. Meldi menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar, SMP Negeri, hingga SMA Negeri di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.
Meldi mengatakan, ia mulai aktif berorganisasi semasa di sekolah baik sebagai Ketua Pramuka, Ketua DKR Cibalong, Pengurus Kasundaan, Anggota PMR, dan Sekertaris MPK.
"Lalu sejak duduk di bangku kuliah, saya melanjutkan organisasi Pramuka dan juga mengikuti organisasi sosial di luar kampus hingga tingkat Jawa barat," ucapnya kepada wartawan, Senin (13/03/2023).
Baca Juga: Puteri Indonesia 2022 Tampil Cantik sebagai Model Runway di Jakarta Fashion Trend 2023
Dengan pengalaman organisasi sejak dulu, membuat Meldi termotivasi dan tergerak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu dunia perkuliahan.
"Atas dasar keinginan dan tekad yang kuat, membuat saya tergerak untuk mengikuti program beasiswa. Di samping untuk meringankan beban orang tua, allhamdulillah bisa lulus dan mendapatkan beasiswa pada tahun 2021. Saat ini saya masih aktif sebagai mahasiswa di salah satu kampus swasta di Kabupaten Garut," katanya.
Menurutnya, semua perempuan diluar sana yang sudah melakukan hal terbaik, sabar untuk mau mendengarkan, kesediaan untuk memahami, kekuatan untuk peduli, hati yang bisa berbagi adalah seorang pemimpi dan perempuan hebat.
"Teringat sosok pahlawan Nasional bernama RA Kartini, beliau yang berjasa atas gerakan emansipasi yang membuat perempuan di masa kini mulai merasakan manfaat kebebasan berekspresi dan melahirkan karya besar untuk negeri," ujarnya.
Ia menegaskan, dengan meningkatnya taraf pendidikan perempuan, telah membuka akses bagi perbaikan kehidupan, sekaligus menjamin kontribusi kaum hawa dalam membangun negara.
Baca Juga: Mengenal Azzah Dinah Waskito, Top 10 Puteri Indonesia NTB 2023
"Kini perempuan Indonesia telah mendapatkan hal yang sama untuk mendapatkan pendidikan setinggi tingginya. Artinya perempuan lebih bisa berkontribusi di berbagai bidang dan tidak didominasi oleh kaum laki-laki," tandasnya menutup pembicaraan.