Terima kasih, Ibu
Engkau samudera
yang membuatku mampu berlayar
Engkau dermaga
yang menuntunku ke arah yang benar
Dari tangan dan hatimu
aku belajar makna keteguhan
dari cinta dan kasih sayangmu
aku mengerti makna pengorbanan
Engkau adalah pahlawan
tidak pernah meminta diakui
meski di sepanjang kehidupan
rida Tuhan, ada pada keridaan yang kauberi
Selaksa cintamu adalah doa
menjadi cahaya yang selalu menyinari
selaksa kasihmu menjadi peta
pada setiap dermaga yang pernah kusinggahi
Ibu,
Jika bukan karena engkau
Tak mungkin kumengerti arti kehadiran
Jika bukan karena engkau
Tak mungkin kupahami makna ketulusan
Yang telah berbuah doa
Dalam setiap keberhasilan
Dengan tetes air mata
Yang tak pernah kau ceritakan
Sehingga kesulitan dapat kulewati
Karena doa dan ridamu selalu mengiringi
Malang, 22 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal