Aroma doa Ramadan
Adalah aroma ketulusan
Hadir di setiap sudut kehidupan
Menyentuh jiwa penuh keimanan
Menyatu dalam sujud yang khusyuk
Dengan hati yang semakin tunduk
Mengalun lirih di sepertiga waktu
Membawa harap, menjemput restu
Alangkah sibuknya hati
Ketika harus menjaga lisan
Agar ibadah di bulan suci
Tidak berakhir kesia-siaan
Angin Ramadan mengantar doa
Bersama hati yang berzikir
Penuh pasrah, tiada jeda
Menyentuh langit, mengetuk takdir
Semoga cahaya Ilahi
Menjinakkan nafsu dan hati
Menjadi lentera bagi nurani
Serta cahaya dalam hidup ini
Meski Ramadan telah berlalu
Aromanya melekat di dada
Menjadi bekal meniti waktu
Berjumpa Ramadan berikutnya
Malang, 27 Maret 2025
Salam sehat,
M. Sinal