Angin malam berbisik lirih
Di sela ranting-ranting yang terjaga
Mengetuk hati untuk memilih
Sejumlah harapan dan doa-doa
Dalam sunyi yang syahdu
Kedua tangan terangkat pasrah
Bisikan doa mendayu-dayu
Seraya memohon turunnya hidayah
Cahaya malam berbisik mesra
Di antara bintang-bintang yang bercahaya
Menyadarkan diri yang sering lupa
Atas segala nikmat Sang Pencipta
Dalam jiwa yang merindu
Terlukis harap tanpa ragu
Air mata jatuh menepi
Agar Tuhan selalu meridoi
Cahaya pagi berbisik manja
Di antara ranting dan dedaunan
Mengajarkan kita untuk mengerti
Tentang makna syukur yang hakiki
Embun doa di bulan suci
Semoga menetes penuh keberkahan
Membasahi hati dan pikiran ini
Agar senantiasa damai dalam keikhlaasan
Malang, 5 Maret 2025
Salam sehat,
M. Sinal