Karena Engkau,
rindu selalu hadir
Karena Engkau,
cinta terus mengalir
Seperti angin di senja hari
Melintasi batas cakrawala
Berhembus ke lazuardi
Dihiasi semburat jingga
Karena Engkau,
rindu itu hidup
Karena Engkau,
cinta tak pernah redup
Seperti air di lautan
Tak pernah sepi gelombang
Tenang di permukaan
Gemuruhnya selalu datang
Karena Engkau,
Rindu terus menggelora
Karena Engkau,
cinta jadi bermakna
Tanpa tahu mengapa
Jarak tidak terasa
Akibat rindu dan cinta
Yang tumbuh di dalam dada
Malang, 26 Januari 2025
Salam sehat,
M. Sinal